Kamis, 27 November 2014

PBNU akan Perjuangkan GUSDUR jadi Pahlawan Nasional

Buletin online Fk-Pontren
Sumber: NU Online

PAHLAWAN NASIONAL
Setelah Kiai Wahab, PBNU Akan Perjuangkan Gus Dur
Jakarta, Setelah berhasil memperjuangkan gelar pahlawan nasional untuk salah satu pendiri NU KH Wahab Hasbullah, PBNU akan memperjuangkan sejumlah tokoh NU lainnya agar mendapat gelar pahlawan nasional, terutama untuk KH Abdurrahman Wahid, KH Bisri Syansuri, dan KH Saifuddin Zuhri. Mereka merupakan tokoh NU yang memberikan kontribusi besar dalam perjuangan kebangsaan.

Demikian disampaikan oleh Ketua Umum PBNU KH Said Aqil Siroj dalam acara tasyarkuran atas diberikannya gelar pahlawan nasional untuk KH Wahab Hasbullah di gedung PBNU, yang diselenggarakan tepat pada hari Pahlawan, 10 November.

Rekomendasi PBNU terkait kepahlawanan KH Wahab Hasbullah tertulis dalam naskah rekomendasi dalam Munas NU Cirebon tahun 2012.

Tokoh NU yang sudah mendapat gelar pahlawan nasional diantarany adalah KH Hasyim Asy'ari, KH Wahid Hasyim serta KH Idham Chalid.

Kiai Said menjelaskan, banyak sekali kontribusi yang diberikan oleh Kiai Wahab Hasbullah dalam perjuangan kebangsaan. Diantara yang paling menonjol adalah keterlibatan dalam pertempuran 10 November yang dilatarbelakangi oleh Resolusi Jihad yang dikeluarkan oleh KH Hasyim Asy’ari.

Ia menambahkan, Kiai Wahab juga memperjuangkan kepemimpinan wanita, yang kemudian ditindaklanjuti dengan keputusan NU atas bolehnya pemimpin wanita dalam munas NU di NTB.

Hadir dalam acara tersebut sejumlah tokoh NU, dan para menteri berlatar belakang NU yang baru-baru ini terpilih seperti Marwan Jakfar (Menteri Desa), Hanif Dakhiri (Menteri Keteragakerjaan), Imam Nahrawi (menteri pemuda dan olahraga), Wahiduddin Adam (hakim MK) dan lainnya. Para keluarga besar KH Wahab Hasbullah, mulai dari anak, cucu dan cicit, baik dari Jombang maupun dari Jakarta juga datang, yang satu per satu diperkenalkan oleh Ny Mahfudhoh Ali Ubaid. (mukafi niam

Rabu, 26 November 2014

Standarisasi Produk Halal MUI Dikaji CIA

Buletin online Fk-Pontren
Oleh: Redaksi

Jakarta, DETIKISLAM.COM – Wasekjen Majelis Ulama Indonesia (MUI) bidang luar negeri, Amany Lubis menambahkan pada saat melakukan kunjungan pada akhir November mendatang, perwakilan Chinese Islamic Association (CIA) akan mempelajari standarisasi produk halal MUI sesuai dengan LPPOM MUI secara langsung dan menyeluruh.

Kerjasama ini juga membuat produk indonesia yang sudah berlabel halal dari MUI dapat dipasarkan di cina sesuai dengan ketentuan pemerintah terkait. “Yang jelas, untuk standarisasi halal kita sama-sama sepakat,” katanya.

Ia berharap kerjasama ini dapat melancarkan hubungan ekonomi antar dua negara dan mempermudah pengusaha Muslim Indonesia maupun Cina dalam melakukan transaksi bisnis terkait makanan atau obat-obatan yang memerlukan label halal.